Rabu, 24 April 2013

Pengertian Teori


PENGERTIAN TEORI ORGANISASI

Manusia adalah mahluk sosial yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatan dalam mencapai suatu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama.

Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi. Definisi umum ”Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”
Beberapa definisi tentang Organisasi :
Menurut ERNEST DALE :
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusun, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.
Menurut CYRIL SOFFER :
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberikan peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.
Menurut KAST & ROSENZWEIG :
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub pshikososial dan sub syastem manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang yang berorentasi pada tujuan.
CIRI CIRI ORGANISASI
  • Lembaga sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
  • Dikembangkan untuk mencapai tujuan.
  • Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun.
  • Instrumen sosial yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.
  • TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori ini biasa disebut dengan “Teori Tradisional” atau disebut ”Teori Mesin”. Berkembang 1800-an (Abad 19).
Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori iniorganisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (Do..Re..Mi..Fa..So..La..Si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi.
Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggap manusia sebagai onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin. Definisi Organisasi menurut Teori Klasik :
Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain apabila orang bekerja sama.
Teori organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsur pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal :
a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi 
b. Kelompok orang 
c. Kerjasama
d. Kekuasaan & Kepemimpinan

Sedangkan menurut penganut teori klasik suatu organisasi tergantung pada empat kondisi pokok : Kekuasaan, Saling Melayani, Doktrin, Disiplin. 
Sedangkan yang dijadikan tiang dasar penting dasar penting dalam organisasi formal adalah ;
a. Pembagian kerja (Untuk Koordinasi)
b. Proses Skalar & Fungsional (Proses pertumbuhan vertical dan horizontal)
c. Struktur (Hubungan Antara Kegiatan)
d. Rentang kendali (Berapa banyak atasan bisa mengendalikan bawahan)


Teori Klasik berkembang dalam tiga aliran
a. BIROKRASI : Dikembangkan dari Ilmu Sosiologi
b. ADMINISTRASI : Langsung dari praktek manajemen memusatkan aspek makro sebuah organisasi
c. MANAJEMEN ILMIAH : Langsung dari praktek manajemen memusatkan aspek mikro sebuah organisasi.
Semua teori diatas dikembangkan sekitar tahun 1900-1950. Pelopor teori ini kebanyak dari sebuah negara berbentuk kerajaan “Mesir, Cina & Romawi”.
TEORI BIROKRASI
Dikemukakan oleh MAX WEBER dalam buku “The Protestant Ethic And Spirit Of Capitalism” dan “The Theory Of Social And Economic Organization”.
Istila BIROKRASI berasal dari kata LEGAL_RASIONAL ;
”Legal” disebakan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang rumuskan secara jelas. Sedangkan ”Rasional” karena adanya penetapan tujuan yang ingin dicapai.


Karekteristik-Karekteristik birokrasi menurut Max Weber :
a. Pembagian Kerja
b. Hirarki Wewenang

c. Program Rasional
d. Sistem Prosedur
e. Sistem Aturan Hak Kewajiban
f. Hubungan Antar Pribadi Yang Bersifat Impersonal


TEORI ADMINISTRASI 
Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika.

HENRY FAYOL (1841-1925) ; Seorang industrialis asal perancis tahun 1916 menulis sebuah buku ” Admistration Industrtrielle et Generale ” diterjemahkan kedalam bahasa inggris 1926 dan baru dipublikasikan di amerika 1940.
14 Kaidah manajemen menurut Fayol yeng menjadi dasar teori administrasi :
a. Pembagian Kerja
b. Wewenang & Tanggung Jawab
c. Disiplin
d. Kesatuan Pemerintah
e. Kesatuan Pengarahan
f. Mendahulukan Kepentingan Umum
g. Balas Jasa
h. Sentralisasi
i. Rantai Skalar
j. Aturan
k. Keadilan
l. Kelanggengan Personalia
m. Inisiatif
n. Semanagat Korps

FAYOL membagi kegiatan industri menjadi 6 kelompok :
a. Kegiatan Teknikal (Produksi, Manufaktur, Adaptasi)
b. Kegiatan Komersil (Pembelian, Penjualan, Pertukaran)
c. Kegiatan Financial (Penggunaan OptimumModal)
d. Kegiatan Keamanan 
e. Kegiatan Akuntansi
f. Kegiatan Manajerial atau “ FAYOL’ S FUNCTIONALISM”
Yaitu ;
a. Perencanaan 
b. Pengorganisasian 
c. Pemberian Perintah 
d. Pengkoordinasian 
e. Pengawasan 


JAMES D. MOONEY & ALLEN REILLY 1931 : Menerbitkan sebuah buku “ ONWARD INDUSTRY ” Inti dari pendapat mereka adalah ”Koordinasi merupakan faktor terpenting dalam perencanaan organisasi”. Tiga prinsip yang harus diterapkan dalam sebuah organisasi menurut mereka adalah ;
a. Prinsip Koordinasi
b. Prinsip Skalar & Hirarkis
c. Prinsip Fungsional


MANAJEMEN ILMIAH 
Dikembangkan tahun 1900oleh FREDERICK WINSLOW TAYLOR. Definisi Manajemen Ilmiah ;
”Penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” Atau ”Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efensiensi kerja”.
F.W TAYLOR menungkan ide dalam tiga makala ; ”Shop Management”, ”The Principle Oif Scientific Management” dan ”Testimony Before The Special House Comitte”. Dari tiga makalah tersebut lahir sebuah buku ”Scientific Management”.
Berkat jasa-jasa yang sampai sekarang konsepnya masih dipergunakan pada praktek manajemen modern maka F.W. TAYLOR dijuluki sebagai ”BAPAK MANAJEMEN ILMIAH”.

Empat kaidah Manajemen menurut Frenderick W. Taylor ;
a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan
b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregarasikan
d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah

  • TEORI NEOKLASIK :
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan ”Teori Hubungan Manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan eori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada ” pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.
HUGO MUNSTERBERG
Salah tokoh neoklasik pencetus ‘Psikologi Industri’. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam organisasi dan mengingatkan adanya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.

Muncuulnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahu 1924 milik perusahan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Elektric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan inisiatif upah dan Kondisi kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatkan produktifitas.
Dalam berbagai kerja Neoklasik memandang perlunya :
a. Partisipasi
b. Perluasan Kerja
c.  
Manajemen Botton Up
  • TEORI MODERN :
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori modern sering disebut dengan teori ” Analiasa Sistem ” atau ” Teori Terbuka ” yang memadukan antara teori klasik dan neoklasik. Teori organisasi modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.
TEORI MODERN Vs TEORI KLASIK.
a. Teori Klasik memusatkan padangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perencanaan sehingga terlihat lebih menyeluruh.
b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, Sklar, dan Vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variabel yang dipertimbangkan.

Kesimpulan : Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama dan target yang ingin dicapai. Organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tugasnya masing-masing dan mencapai tujuannya.

Unsur-unsur Organisasi

Manusia (MAN), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
Kerjasama, merupakan suatu perbuatan saling membantu atau gotong royong dalam melakukan sesuatu yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
Tujuan bersama, merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
Peralatan (Equipment), terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
Lingkungan (Environment), Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi termasuk dalam unsur lingkungan.

sumber: 

                  
          


Tidak ada komentar:

Posting Komentar